<body><center><script language='JavaScript' type='text/javascript' src='http://ads.blogdrive.com/adx.js'></script> <script language='JavaScript' type='text/javascript'> <!-- if (!document.phpAds_used) document.phpAds_used = ','; phpAds_random = new String (Math.random()); phpAds_random = phpAds_random.substring(2,11); document.write ("<" + "script language='JavaScript' type='text/javascript' src='"); document.write ("http://ads.blogdrive.com/adjs.php?n=" + phpAds_random); document.write ("&amp;what=zone:3"); document.write ("&amp;exclude=" + document.phpAds_used); if (document.referrer) document.write ("&amp;referer=" + escape(document.referrer)); document.write ("'><" + "/script>"); //--> </script><noscript><a href='http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a6b05a3e' target='_blank' rel=nofollow><img src='http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:3&amp;n=a6b05a3e' border='0' alt=''></a></noscript></center>






Selamat Datang di Dunia Buku-ku!
Blog ini berisi review buku-buku yang pernah kubaca.
Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.



Home
About Me
Multiply
E-mail
Links


My Unkymood Punkymood (Unkymoods)


<< January 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31



Baca1


Silahkan Meracau di Sini....








Sebuah Buku



Untuk review lain, silahkan pilih:
 

Open in alternate window

This free script provided by
JavaScript Kit





 

web Jody’s Blog






"Dunia Buku adalah sebuah dunia tempat aksara menciptakan keajaiban, satu demi satu dipintal menjadi kata, ditenun menjadi kalimat, dijahit menjadi buku, dan diapresiasi selaras emosi dan logika"


Baca Buku




Kutipan-kutipan


Kutipan Harper Lee


Kutipan Alexander Romanoff


kutipan cinta








Botchan banner dari Gramedia








If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Tuesday, January 09, 2007
ALABASTER BOX (1)


(Cerpen ini khusus saya susun (dengan nekat) untuk Stevi, Gleadys, dan keluarga kecil mereka. Ini adalah cerpen kedua dari sebuah trilogi).


ALABASTER BOX

 

Betania, kira-kira 2 mil dari Yerusalem.

Perempuan itu terbangun dari tidurnya sambil menangis. Marta, adiknya, memeluknya. Untuk kesekian kalinya, kakaknya terbangun sambil menangis. Dan tangisan kakaknya, pasti akan mengusik tidurnya, sekalipun tubuhnya terasa capai.

"Ada apa, Maria? Kau bermimpi lagi?"

Maria menangis, mengembuni pundak Marta dengan air mata.

"Aku memimpikan hal itu lagi!"

"Kau terlalu banyak mengkhayal, Maria. Itulah sebabnya terbawa mimpi. Mungkin kau harus lebih banyak di dapur untuk mengisi waktumu."

"Aku melihat palang besar itu. Pasak-pasak. Palu. Darah. Tubuh penuh darah. Aku melihat Guru kita. Penuh darah!"

"Hush! Itu hanya mimpi. Tidak lama lagi Guru akan datang ke Yerusalem. Dia pasti akan singgah di rumah kita. Cobalah berdoa kepada Hashem sebelum tidur lagi, supaya mimpi tak mengusikmu."

Jauh setelah adiknya kembali terlelap, Maria tetap terjaga. Wajah Guru mengambang di permukaan ingatannya. Guru telah pergi ke Efraim setelah membangkitkan adik laki-lakinya, Lazarus, yang telah mati empat hari. Imam-imam kepala dan orang Farisi telah bersepakat untuk membunuh Guru. Maria menjadi bimbang apakah Guru akan datang ke Yerusalem untuk merayakan Paskah. Sebuah tradisi yang setiap tahun mereka rayakan untuk mengenang pembebasan dari tanah Mesir. Musa telah membawa bangsanya keluar dari tanah Mesir setelah berbagai keajaiban terjadi di sana, sampai pada kematian anak sulung raja yang membuat Firaun takluk.

Maria mencoba tidur lagi. Tidak mungkin Guru membatalkan acara Paskah kali ini. Lazarus telah merencanakan perjamuan bersama jika Guru singgah di Betania. Mereka berteman, sudah seperti saudara. Orang tua Guru menikah di Betania, di rumah milik Imam Zakaria dan istrinya Elisabet. Betania sudah sangat akrab dengan kehidupan Guru sejak Hashem memutuskan untuk turun ke dunia. Sebagai kaum Yahudi, Guru tidak mungkin melewatkan Paskah ini.

Hanya keadaan memang sangat rentan, menegangkan. Semua murid tahu bagaimana semua yang dilakukan Guru telah memicu kegemparan di antara kaum Farisi dan para imam. Guru memang seorang dengan pribadi lembut. Tetapi pada saat tertentu dia bisa menjadi setegas baja. Tidak ada yang sanggup melerainya jika dia meyakini suatu hal ada pada tempat yang salah.


 (Bersambung)

Posted at 04:45 pm by Jody

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry