<body><center><script language='JavaScript' type='text/javascript' src='http://ads.blogdrive.com/adx.js'></script> <script language='JavaScript' type='text/javascript'> <!-- if (!document.phpAds_used) document.phpAds_used = ','; phpAds_random = new String (Math.random()); phpAds_random = phpAds_random.substring(2,11); document.write ("<" + "script language='JavaScript' type='text/javascript' src='"); document.write ("http://ads.blogdrive.com/adjs.php?n=" + phpAds_random); document.write ("&amp;what=zone:3"); document.write ("&amp;exclude=" + document.phpAds_used); if (document.referrer) document.write ("&amp;referer=" + escape(document.referrer)); document.write ("'><" + "/script>"); //--> </script><noscript><a href='http://ads.blogdrive.com/adclick.php?n=a6b05a3e' target='_blank' rel=nofollow><img src='http://ads.blogdrive.com/adview.php?what=zone:3&amp;n=a6b05a3e' border='0' alt=''></a></noscript></center>






Selamat Datang di Dunia Buku-ku!
Blog ini berisi review buku-buku yang pernah kubaca.
Terima kasih telah berkunjung, semoga bermanfaat.



Home
About Me
Multiply
E-mail
Links


My Unkymood Punkymood (Unkymoods)


<< March 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31



Baca1


Silahkan Meracau di Sini....








Sebuah Buku



Untuk review lain, silahkan pilih:
 

Open in alternate window

This free script provided by
JavaScript Kit





 

web Jody’s Blog






"Dunia Buku adalah sebuah dunia tempat aksara menciptakan keajaiban, satu demi satu dipintal menjadi kata, ditenun menjadi kalimat, dijahit menjadi buku, dan diapresiasi selaras emosi dan logika"


Baca Buku




Kutipan-kutipan


Kutipan Harper Lee


Kutipan Alexander Romanoff


kutipan cinta








Botchan banner dari Gramedia








If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Wednesday, March 07, 2007
THE RULE OF FOUR



 Judul buku : The Rule of Four
Penulis : Ian Caldwell dan Dustin Thomason
Penerjemah : Jessica Wibowo
Penyunting : Ella Elviana & Hana Zafira
Terbit : Cetakan 1, November 2006
Tebal : 576 hlm
Penerbit : PT Serambi Ilmu Semesta


HYPNEROTOMACHIA POLIPHILI, TIPU DAYA WANITA BURUK RUPA


"Dari luar, Hypnerotomachia mungkin tidak memiliki daya tarik, tetapi dari dalam, ia memiliki tipu muslihat seorang wanita buruk rupa, pesona sebuah misteri yang membuat kecanduan"
(Thomas Corelli Sullivan, hlm. 24)


Dua anak muda yang berteman akrab sejak usia 8 tahun berkolaborasi menciptakan novel. Yang satu bernama Ian Caldwell, seorang sejarawan lulusan Universitas Princeton. Lainnya Dustin Thomason, seorang dokter lulusan Harvard. Mereka berhasil mengharmonisasikan ide yang sebagian besar dilakukan menggunakan fasilitas telepon dan email. Setelah dikerjakan sejak tahun 1998, seperti yang mereka akui,  The Rule of Four diterbitkan tahun 2004 untuk pertama kalinya. Usai dibaca, ketahuan bahwa novel berlatar Princeton, New Jersey 1999 ini adalah sebuah buku tentang buku. Dan buku yang menjadi pokok permasalahan dalam novel ini benar-benar ada, tidak seperti buku The History of Love dalam novel berjudul sama karya Nicole Krauss (Gramedia, 2006).

Tersebutlah sebuah buku berjudul Hypnerotomachia Poliphili yang isinya sulit dipahami. Selama 500 tahun identitas pengarangnya tidak jelas. Selama itu pula tujuan sang pengarang menulis buku tidak diketahui. Oleh sebab itu buku ini menjadi misteri yang menjadi sasaran investigasi.

Hypnerotomachia Poliphili yang dalam bahasa Latin berarti "Perjuangan Poliphilo demi Cinta dalam Sebuah Mimpi" dan diterbitkan di Venesia Desember 1499 oleh Aldus Manutius  adalah sebuah kisah cinta (Poliphilo dan Polia), yang menyembunyikan ensiklopedi di dalamnya, mulai dari arsitektur sampai hewan. Narator mengatakan bahwa dari luar buku ini mungkin tidak memiliki daya tarik. Tetapi dari dalam memiliki tipu muslihat seorang wanita buruk rupa, pesona misteri yang membuat kecanduan. Antara lain yang terjerat 'tipu muslihat wanita buruk rupa' ini adalah trio Richard Curry, Vincent Taft, dan Patrick Sullivan. Mereka bekerja sama untuk memecahkan misteri buku yang ditulis menggunakan bahasa seperti Latin, Italia, Yunani, Yahudi, Arab, Chaldea, bahkan tulisan hieroglif (yang ternyata tidak autentik) dan kata-kata ciptaan sang pengarang sendiri. Trio ini tidak dapat mempertahankan kerja sama. Salah satu di antara mereka berkhianat. Buku harian seorang kepala pelabuhan Genoa milik Curry hilang. Curry menuduh Taft sebagai pencurinya.

Karena Hypnerotomachia Poliphili inilah Thomas Corelli Sullivan (Tom) menjadi salah satu sahabat Paul Harris, selain Preston Gilmore Rankin (Gil) dan Charlie Freeman. Paul Harris yang adalah penggemar Patrick Sullivan -ayah Tom, memang menjadikan Hypnerotomachia Poliphili sebagai materi tesisnya. Awalnya Tom membantu Paul, tetapi karena apa yang ia kerjakan mulai merusak hubungan cinta yang dijalinnya dengan Katie Marchand, Tom melepaskan diri dari pesona 'sang wanita buruk rupa'. Posisi Tom diganti oleh Bill Stein untuk melengkapi Vincent Taft sebagai penasihat dan Curry sebagai pembimbing tesis.

Rupanya dalam dunia cendekiawan, mengkhianati sesama cendekiawan dianggap jamak oleh beberapa individu. Itulah yang terjadi pada tesis Paul. Tanpa bisa dicegah, pengkhianatan kali ini menyebabkan terbunuhnya 2 tokoh novel. Secara simultan, misteri yang membungkus Hypnerotomachia Poliphili selama 500 tahun tersingkap. Ternyata buku yang dikarang (dalam novel ini) Francesco Colonna, seorang bangsawan Roma, menyimpan rahasia lokasi sebuah ruang bawah tanah tempat karya-karya yang dikumpulkan pada zaman Renaisans disembunyikan dari tindakan penghancuran yang disebabkan oleh fanatisme keagamaan. Pemecahan misteri dengan bantuan aturan empat ini mencapai klimaks ketika sesuatu terjadi yang membuat Paul menghilang dari kehidupan ketiga sahabatnya dan lingkungan Princeton.

Tetapi cerita tidak hanya sampai di situ. Di akhir novel, duo pengarang ini menciptakan kejutan. Meski tidak begitu menggedor cukup memberi tahu pembaca, bahwa hal itu akan mempengaruhi kehidupan Tom Sullivan selanjutnya.

Novel dituturkan oleh Tom Sullivan, narator brilian lulusan Sastra Inggris Princeton yang sempat terbata-bata dalam penyelesaian tesisnya sendiri gara-gara Hypnerotomachia Poliphili. Cerita dipaparkan dengan kualitas narasi  yang tangguh sehingga menghasilkan sajian kaya metafora yang enak dibaca. Kita akan mengikuti daya tarik kesegaran kosmetik kata-kata yang memoles kisah sejarah, ilmu pengetahuan, dan seni yang dibuhul oleh temali persahabatan dan kasih sayang. Keseluruhannya menjadi bersinar karena misteri yang tidak basi, pengolahan narasi yang jitu, dan tetesan kasih sayang yang menyentuh. Kasih sayang inilah yang menyebabkan Richard Curry berkorban untuk Paul, keluar dari sarang cendekiawan, demi kebenaran dan kejujuran ilmiah yang terancam direnggutkan untuk kepentingan pribadi oleh pihak tertentu.


 Ian Caldwell (kiri) dan Dustin Thomason (kanan)

Ketika novel ini dirilis di pasar Amerika (2004), banyak yang membandingkan dengan best-seller tahun sebelumnya yaitu The Da Vinci Code. Bisa dipahami mengingat buku ini adalah karya pengarang muda tidak terkenal yang belum pernah mengarang novel dan langsung menjadi best-seller. Tetapi terasa berlebihan ketika muncul ungkapan-ungkapan seperti "Lebih bagus dibanding The Da Vinci Code", "Satu tingkat di atas (Da Vinci Code)", atau "[Sebuah] Da Vinci Code untuk orang-orang berotak". Sulit untuk membandingkan novel ini dengan The Da Vinci Code. Ada kisah pemecahan sandi, tetapi tidak cukup signifikan untuk dibandingkan. Masing-masing punya kelebihan.

Hypnerotomachia Poliphili yang memercikkan gagasan utama ke dalam penciptaan novel ini diterbitkan secara anonim. Tetapi jika huruf-huruf pertama dari setiap bab dalam buku ini (edisi asli)  dirangkaikan, akan terbentuk sebuah akrostik dalam bahasa Latin: Poliam Frater Franciscvs Colvmna Peramavit yang berarti Bruder Francesco Colonna amat sangat mencintai Polia. Dalam The Rule of Four, diceritakan bahwa penulisnya adalah seorang bangsawan Roma bernama Francesco Colonna dan bukan biarawan Venesia yang juga bernama sama. Terjemahan Inggris lengkap buku ini dikerjakan oleh seorang musikolog bernama Joscelyn Godwin dan diterbitkan Desember 1999, 500 tahun setelah teks asli diterbitkan (sedangkan novel mengambil setting beberapa bulan sebelumnya, sekitar perayaan Paskah).

Edisi Indonesia tetap menggunakan judul asli dan diterjemahkan dengan cemerlang  oleh Jessica Wibowo. Kemasan buku juga cukup menarik. Tak pelak, The Rule of Four terbitan Serambi ini menjadi sajian menawan yang dapat dijadikan koleksi oleh pembaca yang suka seni, sejarah, dan cerita dengan kesegaran narasi yang memoles misteri dan kejutan yang terkendali. 



Contoh isi buku Hypnerotomachia Poliphili (Wikipedia)


Posted at 07:57 am by Jody

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry