|
Judul buku : Bulan Hampa
Judul asli : Void Moon
Penulis : Michael Connelly
Penerjemah : Fahmy Yamani
Penyunting : Sofia Mansoor
Tebal : 600 hlm
Terbit : cetakan 1, Januari 2007
Penerbit : PT Serambi Ilmu Semesta
MISTERI
BULAN HAMPA
Menurut kalender astrologi, saat bulan bergerak dari satu rumah
ke rumah lainnya dalam konstelasinya, sering bulan bergerak di tempat yang
tidak ada rumahnya. Jika saat itu tiba, dikatakan bulan sedang menjalani
'perjalanan hampa' sampai akhirnya masuk ke dalam sebuah rumah. Bulan hampa
dianggap bukan saat yang menguntungkan. Bulan hampa adalah waktu sial. Apa saja
bisa terjadi dan berubah kacau balau. Oleh karena itu, jika hendak melakukan
sesuatu, sebaiknya tidak dilakukan pada jam-jam ketika bulan hampa. Konon nasib
apes yang dialami Lincoln, McKinley, Kennedy, dan Clinton adalah karena
mereka dilantik pada saat bulan hampa.
Keyakinan akan bulan hampa dan efek yang ditimbulkannya
dipegang teguh Leo Renfro, seorang perantara pekerjaan untuk para perampok.
Percaya atau tidak, kehidupan Cassidy Black (Cassie), kekasih Maxwell James
Freeling (Max) -adik tiri Leo, berhubungan erat dengan misteri bulan hampa.
Enam tahun sebelumnya, Cassie dan Max yang terkenal sebagai perampok kelas
kakap, mendapat pekerjaan di Cleopatra, sebuah kasino di Las Vegas. Menjelang
aksi perampokan, terjadi perubahan skenario. Kemudian dalam aksinya, Max
terjebak dan tewas, jatuh dari sebuah kamar penthouse di lantai 20 Cleopatra
Resort and Casino. Cassie ditangkap. Berdasarkan hukum kriminal Nevada -setiap
orang yang terlibat dalam sebuah kejahatan bertanggung jawab atas kematian yang
terjadi pada saat kejahatan tersebut dilakukan- dihukum penjara selama 5 – 15
tahun, dengan catatan jika berkelakuan baik selama di penjara, dia bisa keluar
dalam waktu 5, 6, atau 7 tahun dan bisa memulai kehidupan barunya. Menurut Leo,
peristiwa tewasnya Max terjadi pada saat bulan hampa.
Enam tahun kemudian -saat ini dalam novel- Cassie yang berada
dalam status bebas bersyarat meminta pekerjaan pada Leo Renfro. Setelah
pekerjaan ini, Cassie berencana untuk menghilang dan memulai kehidupan
baru. Apa yang Cassie lakukan terpicu oleh dijualnya sebuah rumah di Lookout
Mountain Road karena pemiliknya hendak pindah ke Paris. Cassie juga meminta Leo
membuatkan baginya paspor untuk dua orang.
Yang membuat Cassie terkejut, perampokan yang akan ia lakukan
berlokasi sama dengan perampokan gagal 6 tahun lalu yang mengakhiri hidup
kekasihnya. Ia harus beraksi di Cleopatra yang saat ini telah berada di bawah
kekuasaan Vincent Grimaldi, mantan pemimpin keamanan kasino yang terlibat
peristiwa tewasnya Max.
Cassie tak bisa menolak. Tanpa sadar, keputusan Cassie
mengambil pekerjaan ini tidak sekadar mengembalikannya ke tempat di mana impian
masa depannya dengan Max hancur berantakan. Tetapi juga membuka misteri seputar
kematian Max yang pada akhirnya membuat kehidupan Cassie bersinggungan langsung
dengan nemesisnya, Jack Karch. Jack Karch adalah sosok yang menjadi peran utama
pada peristiwa tragis 6 tahun lalu. Jack yang dijuluki Jack Sekop, adalah
detektif psikopat yang bertugas menangani orang hilang. Sejak terlibat dalam
peristiwa tewasnya Max, dia juga menjadi kaki tangan Grimaldi untuk
menghilangkan orang-orang yang dibunuh demi kepentingan Grimaldi.
Target Cassie kali ini adalah Diego Hernandez, penjudi kawakan
asal Houston -belakangan diketahui bernama Manuel Hidalgo, pengacara dari
Miami. Sialnya, Cassie tidak dapat menghindarkan bulan hampa saat beraksi.
Hernandez terbunuh. Karch mencari Cassie untuk merebut uang dalam koper yang
dibawa Cassie. Mengejutkan, jumlah uangnya tidak seperti dalam pembicaraan
awal. Koper ternyata berisi 2, 5 juta dolar. Namun, tidak mudah bagi Karch
untuk menaklukkan Cassie. Ia harus ke rumah di Lookout Mountain Road, mengambil
senjata pamungkas, untuk memaksa Cassie menyerahkan uangnya –kemudian, tentu
saja, membunuhnya.
Tepat sebelum waktu bulan hampa, Cassie mengetahui bahwa berita
gembira yang disampaikannya kepada Max sebelum aksi perampokan 6 tahun
lalu telah menjadi salah satu pemicu tewasnya laki-laki yang dicintainya.
Berita apakah itu? Apa hubungannya dengan masa kini?
Hampir bersamaan, Jack Karch juga berhasil menemukan potongan
terakhir kehidupannya sebagai puzzle yang mendapatkan posisi yang tepat.
Karch sadar akhirnya ternyata dia, Cassie, Leo Renfro, bahkan Max, telah masuk
dalam jaring tipu daya rekayasa Vincent Grimaldi yang sialnya mewariskan
DNA-nya dalam tubuh Karch. Siapa yang akan menjadi korban pada bulan hampa kali
ini?
Inilah sebuah thriller mengasyikkan yang lahir dari
imajinasi penulis handal Michael Connelly. Void Moon atau Bulan Hampa
yang dirilis tahun 2000, menghadirkan karakter utama yang berbeda dari karakter
ciptaan Connelly sebelumnya, yaitu Harry Bosch (detektif) dan Terry McCaleb
(reporter). Selanjutnya dengan mulus, Connelly merangkai kisah menegangkan
berbumbu kejutan dalam novel yang dijalin penuh daya tarik dan enak dibaca.
Pembaca akan dibawa bersua rahasia tak terduga yang menyelimuti kehidupan para
tokoh yang bahkan tidak diketahui mereka sebelumnya. Juga perjuangan seorang
perempuan untuk mengatasi jerat tangan takdir yang mencengkeram tanpa ampun.
Selain itu, Connelly menghadirkan kasih sayang, bahan empuk yang membuat
Cassie berhasrat membangkitkan kembali impian masa lalu yang kemudian hanya
menyadarkan dirinya bahwa impian itu benar-benar telah amblas sejak enam tahun
lampau. Walaupun impian itu benar-benar amblas, dengan kebesaran jiwa, Cassie
meyakinkan dirinya bahwa semua yang pernah ia dan Max miliki akan selalu ia
miliki. Terutama tempat di mana samudra menggantikan padang pasir.
Akhirnya, Void Moon tidak saja menyajikan amarah dan
darah, tetapi juga cinta sejati yang semuanya melebur dalam
peristiwa-peristiwa yang memaksa para tokohnya untuk mau tidak mau berhadapan
dengan misteri bulan hampa.
Keunggulan yang dapat ditemukan dalam Void Moon adalah penggarapan semua
karakter yang dilakukan sebaik cerita dan plot yang ditampilkan. Pembaca tidak
akan dibikin bingung karena semua terkesan sangat meyakinkan. Connelly sungguh
seorang penulis dengan kualitas narasi yang membuat segalanya mengalir logis
dan dinamis. Kehandalan Connelly memang tidak perlu dipertanyakan lagi.
Connelly mengukuhkan dirinya sebagai novelis tangguh melalui
debut berjudul The Black Echo (1992) yang memenangkan Edgar Award untuk
Best First Novel. Dalam novel perdananya ini Connelly memperkenalkan karakter
Hieronymus Bosch yang menghidupkan sebagian besar novelnya. Sampai Oktober
2006, Connelly telah menulis 17 novel dan 1 kumpulan cerita kriminal selama
menjadi jurnalis (Crime Beat, 2006). Buku-bukunya telah diterjemahkan ke
dalam lebih dari 30 bahasa dan telah memenangkan penghargaan Edgar, Anthony,
Macavity, Shamus, Dilys, Nero, Barry, Audie, Ridley, Maltese Falcon (Jepang),
.38 Caliber (Prancis), Grand Prix (Prancis), dan Premio Bancarella (Italia).

|